Getting Closer with Kota Bandung

Getting Closer with Kota Bandung

Bandung always have it's own magnet for everyone who visit here and also for its citizen like me. Even for last 2 years I've live in Jakarta, I still love this city despite today the political climate is warming up for West Java Governor Election where our Bandung City Major, Mr. M. Ridwan Kamil (Kang Emil) is one of candidate for West Java Governor. Today I wanna share my experience when exploring this city myself on foot around city hall to getting closer with the city. Under the sun covered by clouds, make Bandung on this Sunday cold, and this trekking journey which may be more than 4 km with travel time about 3 hours was not tiring. 1. Balai Kota Bandung / Town Hall First destination is the Balai Kota or Town Hall. New attraction was opened here such as Bandung Planning Gallery which shows the masterplan of Bandung development and face of Bandung's Mayor from first one until Kang Emil, current...
Read More
Sabtu di Taman Balai Kota Bandung

Sabtu di Taman Balai Kota Bandung

"Ketika acara arisan, berubah jadi sesi foto di taman Balai Kota Bandung" Well, hari ini seharusnya kumpul-kumpul dengan teman dari kelas 9A SMP 14, but as always satu persatu pamit karena berhalangan di menit-menit akhir dengan acaranya masing-masing. Padahal sebelumnya udah seneng bakalan ketemu teman-teman SMP yang udah cukup lama ngga kumpul bareng apalagi ini ikut arisan pertama saya, hehe. That's no problem for us, we have another things to do here. Untungnya ada Afif, teman baik saya yang kini sedang menjajal jadi fotografer pro dengan gearnya Sony Alpha 6300 + lens 50mm nya sukses menggoda saya buat ingin nuker Fujifilm sama Sony (honestly, saya akui kualitas si Sony tersebut top banget). Kami habiskan waktu sambil foto-foto di Labirin taman Balai Kota yang belakangan ini sedang hits dikalangan wargi Bandung. In frame : Afif, me, Ica, Oci...
Read More
Jumpa Teman SMA

Jumpa Teman SMA

Nikahan Cici Enam tahun setelah lulus dari SMA rasanya semakin sulit sekali bertemu dengan teman-teman masa sekolah 'putih-abu' karena telah terpencar kesana kemari. Waktu yang paling memungkinkan untuk berkumpul selain bukber yaitu nikahan! Ya satu persatu teman-teman saya, baik teman SD-kuliah sudah mulai menyebar undangan pernikahan, baik teman laki-laki maupun perempuan. Hebat, bagi teman-teman yang sudah bisa melanjutkan hidup ke jenjang yang lebih tinggi. Hari Minggu ini, yaitu acara pernikahan teman saya sewaktu di DKM SMAN 20 Bandung, yaitu Cici dan Sukma. Cici merupakan anak dari salah satu guru di SMAN 20 yaitu Pak Surya Mijaya sang guru olahraga dan Wakasek Kesiswaan yang merupakan salah satu orang menakutkan (suka razia-red). Selain ketemu teman-teman, ketemu juga beberapa guru yang pernah ngajar saya. Sedikit cerita, agak kaget juga waktu dulu tau dia lamaran dengan 'orang lain' sebab saya tahunya dia dekat dengan salah satu teman saya, tapi ya sudahlah jodoh sudah ada yang mengatur. Sekali lagi selamat ya Ci, semoga jadi keluarga yang Sakinah,...
Read More
Meetup Alumni SD Asy-Syifa 2 Bandung

Meetup Alumni SD Asy-Syifa 2 Bandung

Sedikit kenangan dari acara reuni-bukber alumni SD Asy-Syifa 2 Bandung angkatan 2005 saat bulan ramadhan 1438 H/ 2017 yang diselenggarakan di Bandung. Dan yang paling utama, kami dapat berkesempatan bersilaturahmi ke rumah wali kelas kami kelas 6, Pak Agus Supriadi yang sudah sangat lama sekali kami tidak berjumpa dengan beliau. Saat ini Pak Agus menjabat sebagai kepala sekolah SD Gambir Kota Bandung, semoga beliau selalu menjalankan tugasnya dengan baik dan memajukan pendidikan dasar di Kota Bandung....
Read More
Buka Bersama, Tradisi Tahunan Yang Selalu Dinantikan

Buka Bersama, Tradisi Tahunan Yang Selalu Dinantikan

"Gengs, kapan nih kita bukber ?" "Bro kita ngga bikin bukber nih?" Bukber, agenda wajib tahunan Setiap menjelang pertengahan bulan Ramadhan tidak aneh kalau grup-grup WA maupun Line tiba-tiba ramai dengan topik seputar buka puasa bersama (bukber). Mulai grup kantor, kuliah, les, bahkan sampai teman-teman SD sekalipun tidak sepi dengan ajakan buka puasa bersama. Makin kesini semakin "padat" acara bukber dan umumnya tersebar di Jakarta dan Bandung (maklum domisili teman-teman saya sekarang tersebar di dua kota tersebut). Menurutku yang utama dari bukber yaitu menyambung kembali silaturahmi apalagi teman-teman yang sudah bertahun-tahun tidak ketemu (walau tiap hari liat di Instastory/Path), tapi minusnya hampir setiap bukber kita melewatkan solat Isya berjamaah karena liat jam tiba-tiba sudah lewat waktu Isya. Ramadhan ini ada beberapa bukber yang saya ikuti, mulai dari bukber kantor hingga bukber bersama teman-teman SD yang sudah sangat lama sekali tidak bertemu. Seperti biasa, saat heboh bahas tempat dan waktu untuk bukber tapi ujung-ujungnya nyaris batal karena tetiba ada yang minta ganti tempatlah atau ganti hari. Tapi intinya bukber...
Read More
Jalan-Jalan di Dago

Jalan-Jalan di Dago

Jalan Ir. H. Djuanda atau yang lebih dikenal dengan nama jalan Dago yang berada di kota Bandung ini merupakan salah satu bagian kota favorit saya sejak dulu. Setiap melintasi jalan ini perasaan selalu bahagia dan terkenang dari masa SMA dulu hingga kuliah. Walau hampir setiap weekend jalanan ini macet dipadati kendaraan dari berbagai daerah, yang sering didominasi kendaraan berpelat “B”. Jalan yang dahulu sudah cantik, kini lebih cantik lagi dan mengundang banyak orang untuk berjalan kaki menyusuri jalan Dago ini. Sabtu kemarin, entah kenapa saya tiba-tiba mengarahkan motor ke Dago dari arah Kiaracondong, mungkin karena pengen cari angin segar Bandung yang di hari itu cuaca tidak terlalu panas dan sejuk. Saya parkir di Nike Factory Store karena lihat ada diskon “Up To 70% *for selected item” dan ternyata setelah didiskon harganya masih mahal, akhirnya saya memutuskan untuk jalan-jalan sambil melihat pedestrian baru yang beberapa waktu lalu sempat hits di media sosial. Memang asyik sih leyeh-leyeh di kursi yang tersedia di beberapa...
Read More
Halo, Nobun

Halo, Nobun

Nobun, kependekan dari "No Buntut" (nama yang dikasih dari adik saya). Seperti namanya, dia terlahir tanpa buntut seperti kembarannya yang lain dan dia bukan keturunan kucing persia, anggora atau kucing mahal lainnya, dia hanya seorang kucing kampung biasa. Oh ya, dia satu dari 4 bersaudara, namun setelah berumur sekitar satu bulan lebih, ketiga saudara kembarnya hilang entah kemana dan Nobun pun tau-tau pulang dengan kondisi yang cukup memprihatinkan, dimana mata belekan, kaki kirinya luka parah seperti patah tulang dan berdarah-darah. Sekarang kondisinya udah cukup baik setelah dirawat sama Ibu dan adik saya. Dia ini anak dari kucing yang udah lama banget suka main di halaman rumah, SiPut (Si Putih) namanya, keluarga saya memang tidak memelihara kucing tapi selalu ada kucing yang main ke rumah untuk minta makan, melahirkan bahkan "kawin". Kalau dilihat dari kucing-kucing yang ada di rumah saya sejak jaman SMA sampai sekarang, hampir punya garis keturunan yang sama dan tiap keturunan pasti ada yang singgah di rumah saya. Induknya dari Nobun sendiri dulu lahir dan...
Read More
Santai Sore di Teras Cihampelas

Santai Sore di Teras Cihampelas

Kota Bandung memang seperti tiada berhentinya berinovasi terutama membuat ruang publik baru yang bertujuan menaikkan happiness index bagi warganya maupun wisatawan yang datang ke Bandung. Salah satunya yang baru diresmikan pada bulan Januari lalu yaitu Teras Cihampelas, sebuah skywalk yang membentang diatas jalan Cihampelas sepenjang 450 meter. Diatas skywalk ini bisa kita temukan banyak sekali kios-kios yang sebelumnya pkl di sepanjang jalan Cihampelas, kini direlokasi keatas skywalk untuk mengurangi kemacetan di jalan dan juga masyarakat bisa lebih santai dan aman untuk berbelanja. Banyak sekali stall-stall diatas skywalk ini, mulai dari jajanan lokal, aksesoris, maupun baju-baju ala Bandung bisa kita temui diatas sini. Selain itu, tidak perlu khawatir kalau tiba-tiba kebelet, karena sudah disediakan toilet umum di beberapa titik dan juga mushalla. Akses naik ke skywalk ini ada beberapa titik di sepanjang jalan Cihampelas, dari bagian atas sampai paling bawah berupa tangga biasa hingga ada lift. Kalau main kesini aku saranin sore-sore saat matahari sudah tidak terik dan angin Bandung yang sejuk. Sabtu kemarin, aku ketemu dengan dua orang...
Read More
Kue Nastar

Kue Nastar

“Aroma kue nastar yang sedang dipanggang itu, menusuk rongga hidungku namun apadaya waktu masih menunjukkan pukul 2 siang..” Hari demi hari di bulan suci Ramadhan 1437 H ini telah kita lalui bersama, dari teraweh pertama, sahur pertama, puasa pertama hingga buka puasa pertama. Namun bulan yang dinantikan oleh semua umat musling di seluruh penjuru dunia itu akan pergi, tidak lama lagi. Suasana hari lebaran yang kurang dari satu minggu lagi sudah mulai terasa dimana-mana. Mulai dari kantor yang sudah mulai sepi ditinggal cuti mudik, jalan tol yang mulai padat, hingga rumah yang dulu biasa-biasa saja kini mulai terasa sangat spesial semenjak 10 bulan lalu saya tinggal untuk merantau. Hari ini saya mengambil cuti agar bisa pulang ke Bandung lebih awal untuk menghindari kepadatan arus mudik. Tidak lama saya sampai rumah, ibu mulai menyiapkan peralatan membuat kue nastar dan bahan-bahannya. Membuat kue nastar sudah menjadi ritual menjelang lebaran, karena customernya bukan saya dan keluarga saja, namun keluarga besar saya di Jakarta selalu menantikan...
Read More
Short Escape : Pangalengan

Short Escape : Pangalengan

"I have a better plan, hunting sunrise di Pangalengan, berangkat jam 2an" - Agung Berawal dari sebuah percakapan biasa di grup yang pada akhirnya membawa kita bisa mengunjungi salah satu tempat yang sudah dari sejak lama ingin didatangi yaitu Pangalengan yang terletak di kabupaten Bandung Barat. Seperti yang direncanakan tadi saya, Agung dan Adira seperti biasa kumpul di markas sebagai meeting point kemanapun kita pergi. Setelah semua gear untuk hunting siap, tepat pukul 2 am kami berangkat menuju Pangalengan di hari Minggu yang masih gelap dan dingin ini. Berdasarkan informasi dari Google Maps, ETA ke Pangalengan sekitar 1h 48m dengan jarak sekitar 38 km dari markas. (more…)...
Read More
Susur Cikapundung

Susur Cikapundung

Berjalan kaki menyusuri suatu daerah ternyata memberi suatu pengalaman baru. Hari minggu lalu saya dan kedua sahabat saya berkumpul di markas dan tercetus-lah ide untuk hunting di tempat yang belum pernah kami datangi, yaitu pemukiman pada penduduk di sekitaran sungai Cikapundung - Cihampelas. Perjalanan dimulai dari gang tepat di seberang Teras Cikapundung yang sedang ngehits itu. Menyusuri gang di pinggir sungai Cikapundung hingga akhirnya menyusuri area pemukiman padat penduduk di wilayah Cihampelas. Untungnya ada mas Adira yang sebelumnya pernah ke daerah sini dan dia menjadi pemandu kami. Kalau disini jangan terlalu berharap pada GPS, karena tidak akan terdeteksi jalan mana yang harus kita lalui, hanya ada dua pilihan bertanya pada warga setempat atau get lost! (more…)...
Read More