Catatan Perjalanan: Semalam di Kota Palembang

Catatan Perjalanan: Semalam di Kota Palembang

Setelah beberapa kali tertunda, akhirnya rencana saya ke Palembang alias kota pempek kesampaian juga. Tadinya rencana hanya solo travelling dan disana ditemani temen kuliah, Nusem. Tapi setelah kontak dia, ternyata di tanggal 4 Agustus kaka kelas kami Ka Tyo dan Ka Evi mau ke Palembang juga, alhasil aku kontak mereka dan kami jadi pergi di tanggal yang sama. Seperti biasa kalau mau liburan, saya pakai penerbangan pertama menggunakan flight GA 100 rute CGK - PLM berangkat pukul 05.30 dan tiba di bandara Sultan Mahmud Badaruddin 2 sekitar pukul 6.30. Ternyata pesawatnya penuh juga di penerbangan awal ini, mungkin juga karena mau Asian Games. Beberapa waktu kemudian muncul Ka Talcha, kakak kelas saya di kuliah sebagai orang asli Palembang yang akan menjadi guide kami 2 hari ini. (more…)...
Read More
Skytrax Award 2018, Asia Masih Mendominasi

Skytrax Award 2018, Asia Masih Mendominasi

Skytrax Award 2018 kembali diselenggarakan di London, Inggris pada Selasa 17 Juli 2018. Event tahunan yang merilis daftar rangking airline-airline terbaik dunia berdasarkan hasil survei kepada penumpang dari seluruh dunia, menempatkan Singapore Airlines sebagai World Best Airline 2018, menggeser Qatar Airways sebagai pemenang tahun 2017. Hal ini tidak terlepas dari keseriusan maskapai asal Singapura tersebut dalam meningkatkan kualitas layanan kepada penumpangnya dari berbagai aspek terutama dari feature upgrade pada kelas bisnis dan first classnya dan juga ekspansi armada baru seperti Boeing 787-10 dan Airbus A350 XWB. (more…)...
Read More
Catatan Perjalanan: Akhirnya ke Universal Studio Singapore

Catatan Perjalanan: Akhirnya ke Universal Studio Singapore

Ya lanjutan dari cerita Ngebolang di Singapura kemarin. Jadi hari kedua kami main ke Universal Studio Singapore atau USS. Sebelum berangkat kami sarapan dulu di hostel, banyak pilihan sarapan yang disediakan oleh hostel, mulai dari telur, roti, corn flakes, susu sampai aneka jus tersedia. Tapi disini para tamu harus memasak dan mencuci gelas dan piringnya masing-masing, budaya self service. Stok rotinya betul-betul melimpah, begitu juga sudah disediakan aneka selainya. (more…)...
Read More
Catatan Perjalanan : Ngebolang (lagi) ke Singapore!

Catatan Perjalanan : Ngebolang (lagi) ke Singapore!

Singapura lagi? Ya ini kali ketiga saya liburan ke salah satu negara Macan Asia namun kali ini saya berlibur dengan teman-teman kantor lumayan banyak 6 orang. Liburan kali ini sudah diagendakan jauh-jauh hari, mungkin dari bulan Februari kali ya karena dari semua plan yang paling feasible dan diminati ya ke Singapura. Tak apalah walau sudah pernah dua kali kesana tapi kali ini pasti memiliki pengalaman dan cerita tersendiri. (more…)...
Read More
Kenapa Tidak Boleh “Bomb Jokes” ?

Kenapa Tidak Boleh “Bomb Jokes” ?

Belakangan ini ramai di media ada penumpang yang melakukan "bomb jokes" atau bercanda tentang bom baik sebelum naik ke atas pesawat bahkan sudah didalam pesawat. Apalagi belakang di Indonesia sedang "hangat" isu pengeboman yang dilakukan oleh teroris di beberapa tempat sehingga tempat-tempat vital seperti bandara pastinya melakukan peningkatan pengamanan. bomb jokes itu apa sih? Singkatnya kita mengaku-ngaku membawa bom untuk dibawa dalam penerbangan atau mengeluarkan ancaman tentang keselamatan penerbangan. Hal tersebut merupakan tindakan melawan hukum dan dapat dipidana karena telah diatur oleh pemerintah dalam Undang-Undang Penerbangan no. 1 tahun 2009 Pasal 437 seperti pada gambar berikut: 1. Pre-Flight Saat pre-flight berarti sebelum kita menaiki pesawat, yaitu saat Security Check Point 1 sampai waktu boarding. Sebagai contoh saat kita memasukkan barang ke mesin X-Ray jangan sekali-sekali bercanda tentang bom, ".. Hati-hati tas gue, ada bom nya.."  Kalau ada petugas Avsec (Aviation Security) yang mendengar perkataan anda, siap-siap dilakukan pemeriksaan lanjutan bahkan bisa dibawa ke kantor polisi terdekat. Kalau sudah begini malah berantakan kan perjalanannya? 2. In-Flight Baru-baru ini ada kejadian yang lagi viral...
Read More
Ramadhan Vibes

Ramadhan Vibes

Menikmati suasana bulan suci Ramadhan di rumah Bandung telah jadi sesuatu yang dinanti-nanti terlebih setelah hampir 3 kali Ramadhan (2016, 2017, 2018)  saya sudah tinggal di Jakarta, berbeda dengan dulu, dari jaman saya sekolah sampai lulus kuliah masih bisa menikmati Ramadhan di Bandung baik bersama keluarga maupun teman-teman. Momen berburu takjil, menunggu berbuka puasa hingga taraweh di mesjid menjadi hal yang saya rindukan, seperti Ramadhan-ramadhan sebelumnya yang sudah saya lewati. Kini hanya bisa menikmatinya pada hari Sabtu-Minggu saja itu pun tidak setiap minggu bisa pulang ke Bandung. Namun dengan begitu bisa membuat setiap detik berkumpul bersama keluarga menjadi sangat berharga. Begitulah yang namanya hidup, kita tidak bisa tetap dalam keadaan yang sama, harus siap dengan dinamikanya sehingga kita bisa mendapatkan pengalaman baru, teman baru, dan hal-hal baru lainnya yang mana tidak bisa kita dapatkan kalau hanya berdiam diri di comfort zone saja. Semoga Ramadhan 1439 H ini kita dapat melaksanakannya lebih baik dari tahun sebelumnya dan dapat berpuasa satu bulan penuh dengan ibadah...
Read More
Review: Lensa Analog 7Artisans 25mm f/1.8

Review: Lensa Analog 7Artisans 25mm f/1.8

Beberapa waktu belakangan sempat terpikir ingin pindah ke mirrorlessnya Sony A6000, but I think my Fujifilm X-M1 masih cukup oke bagi saya. Dari situ saya terpikirkan untuk membeli lensa prime XF 23mm asli keluaran Fuji tapi harganya engga banget lebih mahal dari kamera saya. Dan yang paling murahnya pun yaitu lensa pancake seri XF 27mm f/2.8 dengan harga sekitar 4 jutaan. Dipikir-pikir buat apa beli lensa kemahalan toh saya juga udah agak jarang foto-foto dan itu bukan profesi utama saya. Singkat cerita saya iseng kepoin website tokocamzone.com dan nemu sebuah merk lensa bernama 7artisans yang menawarkan lensa-lensa prime dengan harga murah, namun manual/analog. Salah satu yang membuat saya penasaran yaitu lensa 7artisans 25mm f/1.8 yang dibanderol dengan harga Rp. 1.190.000. Saya check review user yang udah pakai di YouTube, dan ketemu beberapa reviewer kamera dan orang-orang yang berkecimpung di fotografi puas dengan hasil dari lensa "murah" ini, dan tanpa ragu-ragu saya memutusakan untuk beli lensa ini di Tokocamzone Kemang. (more…)...
Read More
Mudahnya Perpanjang Paspor!

Mudahnya Perpanjang Paspor!

Bagi sebagian orang mungkin masih banyak yang ber-mindset "kalau ngurus paspor pasti ribet, mending pake calo aja deh..". Begitupun beberapa teman saya masih ada yang memilih pakai calo ketimbang mengurus sendiri, tapi setelah saya googling ternyata testimoni orang-orang yang mengurus sendiri paspornya terlihat simple kok. Alhamdulillah saya dari awal mantap meniatkan untuk daftar secara normal tanpa perantara calo (kalau pakai calo bayarnya 2x lipat biaya paspor!) dan pada hari Kamis kemarin saya memperpanjang sendiri serta mengupgrade ke e-passport, gampang banget! (more…)...
Read More
Catatan Perjalanan: Explore Banyuwangi

Catatan Perjalanan: Explore Banyuwangi

Keberangkatan ke Banyuwangi Tiba juga waktu yang ditunggu-tunggu yakni hari keberangkata saya dan temen sekantor saya untuk ngetrip ke Banyuwangi. Kami berangkat dari Jakarta sekitar pukul 13.30 menggunakan flight GA 264 rute direct CGK-BWX dengan pesawat Bombardier CRJ1000. Berharap dapat makan berat/ hot meal karena belum sempat makan siang, tapi ternyata hanya dapat snack box, ya mungkin karena flight timenya tidak sampai 90 menit. Cuaca saat memasuki Banyuwangi hujan sedang. Agak serem sih kalau cuaca tidak cerah saat terbang dengan pesawat "pensil" ini, tapi so far perjalanan kami Alhamdulillah mulus. (more…)...
Read More
Review Kila Senggigi Hotel

Review Kila Senggigi Hotel

Lombok, main island of West Nusa Tenggara Province offer beauty scenery like Bali. One of tourist destination in Lombok is Senggigi Beach where located in West Lombok Regency which offer beauty beach for domestic or international tourist. When visited Lombok, I stay in Kila Senggigi Hotel which part of Aerowisata Hotel. This fourth star hotel architecture is old fashioned, but it make you feel comfey and homey. The hotel area was quite large and have private beach. ROOM Talking about room, Kila have some room types, and I was stay in Superior Garden Room. My room use twin beds, and woods ornament is very dominate and it make classic touch for the room. The room facility, I think its a hotel standards but I like with the bathroom amenities which higher from my expectation which provided by Aerowisata. Some of rooms have sea view, you can hear the wave sound anytime from your room and enjoy scenery from the terrace. But they have...
Read More
Meet at Bandung Creative Hub

Meet at Bandung Creative Hub

Another place in Bandung city where designed for creative incubation called Bandung Creative Hub (BCH). It's located in Jalan Laswi where lot of young people gathered here to open discussion, general lecture, art exhibition and many more they can do here. Fortunately, I with my brother, Ifan have same destination in this weekend where we have meeting placed in BCH. I looked around this place to getting know the every single floor of this building. This building consist of meeting room, library, theater/auditorium room (look like with cinema), exhibition/showcase room, workshop room, art studio, gallery, rooftop, office and a cafe. At the time there's a seminar conducted by a startup from Bandung. We also can have city view from terrace in 5th floor and many people took photos from here.    For the first time since 2017, I can meet Agung and Adira here to have chitchat about our story. From several times we've plan to meet, but something always happen out of plan...
Read More
Dilan dan Bandung

Dilan dan Bandung

Novel Dilan yang ditulis oleh Pidi Baiq buat saya mempunya sesuatu yang beda dari novel lain yang pernah saya baca. Novel Dilan sendiri sudah rilis tiga seri : Dilan: Dia Adalah Dilanku Tahun 1990 Dilan: Dia Adalah Dilanku Tahun 1991 Milea: Suara Dari Dilan Bagi pembaca yang mungkin pernah tinggal di Bandung dan atau mengalami masa remaja di kota Bandung, pasti "baper" setelah membaca novel Dilan. Walau di dalam novel diceritakan keadaan kota Bandung di tahun 1990 (dimana orang tua gue aja belum nikah) tetapi sang penulis dengan lihai dapat membawa pembacanya seolah-olah masuk ke lorong waktu dan merasakan betul kota Bandung di tahun 1990. Latar tempat yang sering disebutkan dinovel ini seperti sekolah yang terletak di daerah Buah Batu (perkiraan gue sih SMA 8 atau SMA 22), Jalan Riau, Laswi,  sama Riung Bandung (mana lagi ya, lupa gue). Kebayang gimana asrinya suasana kota Bandung di tahun segitu apalagi saat sedang turun hujan, makin romantis. Novel yang menceritakan kisah seorang remaja SMA bernama...
Read More
Visiting Dufan!

Visiting Dufan!

Last time I visit Dufan was 6 years ago, where I went to the biggest outdoor theme park in Indonesia with Agung & Rara and now I back again with Dian and her brother (after Dufan announced 50% ticket discount!).  I think the regular ticket price is quiet expensive for the "old" theme park (Weekday: 200k, Weekend: 295k/325k) and this promo interesting. Dufan (Dunia Fantasi / Fantasy World) always make happiness for the visitor even the attraction was not change a lot, only Ice Age as a new ride. Many visitor with difference age, background, culture and also lot of them come from outside Jakarta. The first think we do there is play some extreme ride like Tornado, Kicir-kicir and Kora-kora. Extreme ride means ride that can make you feels pain, and I suggest you to play it before lunch or you will "mual" all day. Some of favorite ride such as Bianglala, Tornado, Istana Boneka (Puppet Castle), Ice Age has very...
Read More
Getting Closer with Kota Bandung

Getting Closer with Kota Bandung

Bandung always have it's own magnet for everyone who visit here and also for its citizen like me. Even for last 2 years I've live in Jakarta, I still love this city despite today the political climate is warming up for West Java Governor Election where our Bandung City Major, Mr. M. Ridwan Kamil (Kang Emil) is one of candidate for West Java Governor. Today I wanna share my experience when exploring this city myself on foot around city hall to getting closer with the city. Under the sun covered by clouds, make Bandung on this Sunday cold, and this trekking journey which may be more than 4 km with travel time about 3 hours was not tiring. 1. Balai Kota Bandung / Town Hall First destination is the Balai Kota or Town Hall. New attraction was opened here such as Bandung Planning Gallery which shows the masterplan of Bandung development and face of Bandung's Mayor from first one until Kang Emil, current...
Read More