Ya lanjutan dari cerita Ngebolang di Singapura kemarin. Jadi hari kedua kami main ke Universal Studio Singapore atau USS. Sebelum berangkat kami sarapan dulu di hostel, banyak pilihan sarapan yang disediakan oleh hostel, mulai dari telur, roti, corn flakes, susu sampai aneka jus tersedia. Tapi disini para tamu harus memasak dan mencuci gelas dan piringnya masing-masing, budaya self service. Stok rotinya betul-betul melimpah, begitu juga sudah disediakan aneka selainya.

Sarapan di Hostel

Drama 1: Kekunci di Loker Sendiri

Beres sarapan, kami niat langsung berangkat ke USS, namun ada sedikit drama sebelum kami meninggalkan hostel, pintu locker Mas Firman dan Mas Adrian terkunci! Entah kenapa bisa error padahal tidak salah memasukkan nomor pin, jadi kita harus menunggu sampai resepsionisnya datang. Entah kenapa tetiba loker saya dan Mas Anom pun ikut-ikutan ke lock sendiri. Akhirnya semua drama berakhir sekitar jam 9 setelah locker di reset oleh sang resepsionis yang baru datang dan kami bergegas menuju Harbour Front untuk menyebrang ke Sentosa Island.

Begitu sampai di Vivo City sekitar pukul 10.00, sudah banyak orang-orang yang akan menyebrang ke Sentosa Island yang didominasi oleh banyak anak-anak usia sekolah (ternyata pada hari itu hari pertama libur sekolah) dan juga turis-turis dari asia. Sabar-sabar aja berada di tengah kumpulan orang, dan tidak jarang kami menemui orang Indonesia juga disana.

Drama 2: Tiket Masuk USS Invalid!

Tidak lama berselang setelah turun dari kereta, sudah terlihat antrian pengunjung USS di pintu masuk yang berjumlah belasan itu. Udah kebayang sih bagaimana penuhnya wahana-wahana permainan di dalam nanti, dan waktu antriannya yang tidak mungkin sebentar. Drama kedua dimulai saat scan barcode tiket kami tetiba di reject oleh gatenya, dan itu terjadi bagi semua tiket kami ber-enam. Oke untung ada petugas yang menjaga gatenya, lalu dia cek dan dibilang “Someone already use your ticket number today so this ticket was void. Where you got this ticket?”. Lah kok malah dia balik tanya beli dimana, dan akhirnya Mba Ale jelasin ke dia begimana-begimananya (Soalnya PIC tiket USS ya Mba Ale ini, hehe). Setelah beberapa lama akhirnya dia menyuruh kami untuk menghubungi pihak yang menjual tiket tersebut. Harap-harap cemas kami semua karena tidak bisa masuk ke USS, ,dan untungnya yang penjual tiket tersebut responsif memberikan pengarahan ke kami harus bagaimana dan dia mengirimkan kembali tiket baru untuk kami ber-enam. Setelah masuk semua tiket baru kami, dicoba lagi untuk masuk dan…..  Alhamdulillah kami bisa masuk semua. Lega rasanya, walau saat kami masuk antrian sudah sedikit which is the people already inside! Ya nikmatin ajalah, namanya juga liburan.

Rame Parah

Cukup amaze sih sama USS ini karena baru pertama kali kesini, dan setting tempatnya pun bagus. Mulai dari pintu masuk sampai ke area Jurassic Park ramai oleh kerumunan orang. Beberapa ride yang sempat kami naiki diantaranya:

  • The Mummy
  • Transformers
  • Cylone
  • Waterworld
  • Steven Spielberg

Memang tidak semuanya kami mainkan, termasuk Jurassic World yang sayangnya sedang dalam perbaikan. Tapi kami cukup puas dengan wahana yang ada di USS ini. Oh iya tiket masuknya bervariasi antara Rp. 677.000 sampai Rp.750.000 tergantung belinya dimana dan sedang ada promo atau tidak.

Selain main-main dengan wahana yang ada, kita juga bisa foto-foto di beberapa spot yang instagrammable disini, paling bagus sih di area tahun 50-an atau Amerika klasik yang tidak jauh dari pintu masuk utama. Buat makan berat maupun jajanan disini harganya cukup mahal loh. Kemarin kami makan siang paket nasi briyani seharga S$15 atau setara Rp. 150.000! Maklum sih harga di theme park luar negeri memang mahal, tetep sayang banget sebenernya tapi mau bagaimana lagi daripada tidak makan dan malah masuk angin justru bikin liburan terhambat.


Last Day, Merlion Park & Art Science Museum

Hari ketiga atau hari terakhir di Singapura, kami sempatkan untuk mengunjungi Merlion Park karena ada yang pengen banget kesini gitu. Heran juga padahal ini hari kerja, yaitu hari Selasa namun tetap saja Merlion Park ini ramai dikunjungi turis. Bagi sebagian orang mungkin belum pas liburan ke Singapura kalau belum berfoto di Merlion Park ini. Nothing special sih dari patung air mancur singa berbadan ikan tersebut, namun saya suka dengan pemandangan di sekitarnya. Begitu pula di Singapore Art Science Museum, karena masih pagi dan belum buka juga, cukup lah berfoto di depannya.

DOP-ers Squad


Last Drama: Ovomaltine Rejected for Cabin Baggage

Ternyata drama belum berakhir hingga menjelang keberangkatan, dimana saat scan X-ray Security Check Point terakhir sebelum boarding, petugas Avsec Changi meminta Mas Adrian untuk membukanya, dan Ovomaltinenya harus diambil karena melebihi aturan 100gr/100ml dan ternyata Ovomaltine masuk kategori LAG (Liquid, Aerosol & Gel). Dengan berat hati harus dibuang lah dua botol Ovomaltine yang dibeli seharga S$ 6/botolnya. Tak apa hal ini menjadi pelajaran bersama.

Begitulah cerita singkat kami selama di Singapura kemarin, see ya at the next moment!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *