Macet Total Jakarta Sudah di Prediksi?

Macet Jakarta (Sumber: assets.kompas.com)

Hari ini, Jumat 9 Juni 2017 mungkin seperti hari Jumat seperti biasanya dimana jalanan di sekitar Jakarta mengalami kemacetan yang lebih parah dari hari-hari biasanya. Terutama setelah lepas dari aturan genap ganjil yang diterapkan di beberapa jalan protokol seperti Jalan Sudirman, sebagian Jalan Gatot Subroto dan Kuningan diatas pukul 20.00, kemacetan lebih parah lagi sebab tidak ada batasan/larangan setiap kendaraan beroda empat plat hitam biasa untuk melintas di jalan tersebut.

Pada umumnya macet parah di Jakarta ini biasanya disebabkan beberapa hal diantaranya :

  1. Menjelang weekend (hari Jumat sore – malam)
  2. Sehabis hujan deras/timbul genangan dimana-mana
  3. Menjelang long weekend
  4. Ada demo besar
  5. Jam pulang kantor

Kemacetan yang lebih parah biasa kita jumpai di sepanjang jalan Sudirman dimana titik-titik kemacetan lebih banyak disebabkan dari kendaraan yang berasal dari jalan kecil-kecil (seperti keluar dari Mall dan perkantoran) yang hendak masuk ke protokol seperti jalan Sudirman. Kadang saya suka membayangkan bagaimana rasanya orang-orang yang setiap harinya mengendarai kendaraan roda 4 saat melintasi jalan tersebut, stres pastinya dan tua dijalan.

Hal ini ternyata sudah diprediksi sejak 8 tahun lalu, sekitar tahun 2009 kalau tidak salah saya pernah membaca sebuah artikel bahwa pada 2014 keatas Jakarta diprediksi akan macet total. Bahkan sejak kita keluar parkiran pun sudah macet, dan kenyataan prediksi itu pun sebenarnya sudah sering kita jumpai terutama di parkiran apartemen maupun kantor yang berada di sekitaran jalan protokol seperti di Kuningan dan Sudirman.

Pertumbuhan Kendaraan Bermotor Yang Uncontrollable

Pada tahun 2009 saja pertumbuhan kendaraan di Jakarta yaitu 700 kendaraan perhari! Bayangkan bagaimana tidak penuh sesak kalau setiap hari ada segitu banyak kendaraan baru turun ke jalanan sedangkan pertumbuhan kapasitas jalan sangat tidak sebanding dengan pertumbuhan kendaraan bermotor.

Bahkan hari ini saja menurut sumber yang saya baca, pertumbuhan kendaraan roda dua yaitu 4500/hari, sedangkan roda 4 yaitu 1600/hari! What a number?! Kalau kita lihat dari angka pertumbuhan dilihat dari sisi ekonomi tentu hal ini positif karena daya beli masyarakat meningkat jauh, tetapi hal ini justru jadi sebuah “disaster” karena akan menyumbang tingkat kemacetan yang lebih parah lagi.

(Sumber: BPS DKI Jakarta 2015)

Dari data-data diatas itu baru sampai tahun 2015 dan HANYA  yang kepemilikan daerah administrasi DKI Jakarta saja belum ditambah kendaraan yang masuk dari kota-kota penyangga seperti Bekasi, Depok, Tangerang, Bogor dan sekitarnya, entah ada berapa di tahun 2017 ini, hal ini terjadi karena tidak ada kontrol dari pemerintah mengenai kepemilikan kendaraan bermotor dan mudahnya masyarakat dalam memiliki sebuah kendaraan terutama dari sisi pembiayaan dimana banyak institusi perbankan yang berlomba-lomba menawarkan kredit pemilikan kendaraan bermotor yang sangat gencar.

Apabila negara kita menerapkan aturan seperti negara Singapura yang sangat ketat kontrol mengenai kepemilikan kendaraan bermotor tingkat pertumbuhannya saya yakin tidak akan setinggi ini. Mungkin pemerintah kita juga memaklumi karena infrastruktur transportasi umum belum memadai untuk mengangkut sebagian besar warganya sehingga aturan pemilikan kendaraan bermotor pun dipermudah, atau ada faktor lain?

Well, itu sedikit gambaran mengenai keadaan yang ada di ibu kota tercinta ini, nextnya saya akan mencoba membuat suatu perbandingan tingkat ketersediaan angkutan umum dengan demand pada saat sekarang. Terima kasih -mif-

2 Comments

    • yang kita butuhin sekarang yaitu solusi. sudah ada beberapa solusi yang dibuat pemerintah seperti bus JR Connexion yang menghubungkan beberapa area residence (lippo cikarang, cibubur dsb.) ke beberapa destinasi pekerja kantoran seperti daerah Sudirman, Kuningan dan sekitarnya. Setidaknya kalau masyarakat mau beralih ke transportasi umum dan pemerintah terus memberi fasilitas memadai, sedikit demi sedikit masalah kemacetan bisa dikurangi. *hazeg*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *