Masjid Al-Safar merupakan masjid yang baru diresmikan beberapa saat lalu oleh Jasa Marga yang berlokasi di rest area km 88 Tol Purbaleunyi arah Jakarta. Masjid yang berdiri diatas tanah seluas 6000 m2 ini disebut sebagai masjid terbesar yang berada di rest area seluruh Indonesia dan dapat menampung sekitar 1200-an jamaah. Masjid ini merupakan salah satu karya arsitek yang juga Wali Kota Bandung Kang Emil, yang mendesain mesjid ini dengan gaya adat sunda. Menurutnya masjid ini akan bercahaya di malam hari.

 

Saat hendak ke Jakarta pada hari Minggu kemarin, saya penasaran dengan berita telah diresmikannya Masjid Al-Safar ini dan saya memutuskan untuk mampir kesini sejenak. Benar saja dari jauh telah tampak sebuah bangunan yang berdesain unik yang sontak mencuri perhatian. Sekilas desainnya tidak tampak sebagai sebuah masjid, namun jika didekati baru terlihat sebuah menara masjid yang menjulang tinggi dan dengan desain menara selaras dengan bangunan utama masjid.

Di halamannya pun dikelilingi oleh kolam yang memberi kesan “adem” juga terdapat bangku-bangku dipinggirnya sehingga orang bisa bersantai duduk-duduk dipinggir kolam sambil menikmati pemandangan Masjid dan angin sepoi-sepoi.

Masuk kedalam tempat wudhu, boleh saya bilang masjid ini memiliki fasilitas toilet dan tempat wudhu yang bagus dan bersih, juga ada pintu khusus bagi pengguna kursi roda yang jarang kita temui di masjid pada umumnya.

Di dalam ruangan ibadahnya, nampak langit-langit yang tinggi sehingga memberikan kesan luas dan sejuk karena dilengkapi pendingin ruangan yang cukup memadai, yang pastinya dapat menambah kenikmatan para jamaah dalam melaksanakan ibadahnya dengan khusyuk.

Dahulu saya paling males berhenti di km 88 karena kualitas rest area yang “begitu adanya” dan juga relatif sepi dibandingkan rest area lainnya, namun dengan adanya masjid ini, diharapkan kepadatan pengguna rest area yang mungkin selama ini bertumpuk di rest area km 97 yang memiliki masjid yang luas dan fasilitas yang bagus juga dapat dipecah kesini sehingga tidak menyebabkan kemacetan dan antri yang lumayan panjang bagi para pengguna rest area yang hendak beribadah maupun beristirahat.

Sebaik-baiknya masjid adalah masjid yang makmur oleh para jemaah-RK

Semoga saja ini menjadi inspirasi bagi banyak pihak untuk mendirikan masjid yang berkualitas tinggi dan dapat digunakan dengan baik bagi jamaah serta senantiasa menjadi masjid yang makmur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *